Selasa, 27 Agustus 2013

Tips Cara Merawat Kucing Untuk Pemula

Diposkan oleh wulan aprilia di 03.24
Reaksi: 

10 Cara merawat kucing untuk pemula
Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan. Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar dari Boldsky.com.

1. Anak kucing membutuhkan jumlah gizi dua kali lebih besar dibanding kucing dewasa. Meskipun ia membutuhkan lebih banyak nutrisi, itu bukan berarti Anda harus memberinya makan berlebihan. Setelah 5-6 minggu, berikan makanan secara rutin 4 kali setiap hari.

2. Jangan berikan makanan anjing untuk kucing! Makanan anjing tidak mengandung taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan kabur.

3. Setelah 8-10 bulan, Anda bisa membiasakannya untuk makan makanan rumah seperti nasi dan susu. Kebiasaan ini harus Anda lakukan sejak dini.

4. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, Anda dapat memandikannya dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit pada kucing.

5. Sikat bulu kucing secara rutin. Hal ini dapat menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu.

6. Pergi keluar dan bermain dengannya. Kegiatan fisik membantu pertumbuhan dan perkembangan anak kucing dengan baik. Hewan peliharaan Anda akan tumbuh sehat dan lincah.

7. Ajarkan kebiasaan hidup sehari-hari. Anda bisa mulai mengajarkan beberapa kebiasaan baik pada kucing seperti pergi ke toilet, makan, dan tempat tidur.

8. Bersikap tegas pada perilaku buruknya. Anda harus bersikap tegas pada perilaku buruk yang ia tunjukkan. Dengan begitu, ia akan mengerti mana yang baik dan buruk.

9. Vaksinasi. Vaksinasi wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari virus dan penyakit. Untuk itu, segera berkonsultasilah dengan dokter hewan.

10. Merawat kebersihan tubuhnya. Anda harus rajin mencuci gigi, telinga, dan kuku kucing. Spot-spot ini sangat rentan terhadap kuman dan bakteri lho. Jika dibiarkan kotor, hal ini bisa menyebabkan infeksi dan penyakit pada kucing.

Bukan hanya manusia yang butuh perawatan khusus. Hewan peliharaan juga membutuhkan hal yang sama. Jadi, jagalah kebersihan kucing Anda secara rutin.
Home Privacy Policy Hubungi Kami & Pasang Iklan ABOUT ME/ TENTANG SAYA Berita IT Terbaru Terkini Harga Spesifikasi Home TELCO INTERNET SERBA-SERBI BOLA QOLBU TUTORIAL TEKNOSAINS OTOMOTIF GADGET ELEKTRONIKA Home » serba-serbi » Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara Merawat Kucing - Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan.Kucing adalah hewan peliharaan yang tenang yang dapat dengan mudah ditangani dan dirawat. Ketika Anda membeli atau mengadopsi kucing liar, Anda harus berhati-hati karena mereka sensitif.Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar bagaimana merawat kucing. Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara merawat kucing untuk pemula: Anak kucing membutuhkan dua kali jumlah gizi bila dibandingkan dengan kucing dewasa. Meskipun anak kucing membutuhkan lebih banyak nutrisi, tapi bukan berarti bahwa Anda harus memberikan makanan secara berlebih mereka makan. Berikan makan dengan jumlah sedikit pada interval yang pendek akan menyeimbangkan jumlah pasokan gizi dan juga mengisi perut anak kucing kecil yang lucu. Jangan memberikan makanan anjing untuk kucing Anda. Taurin adalah nutrisi yang kucing perlukan untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan yang kabur. Makanan anjing tidak mengandung taurin. Oleh karena itu, berikan nutrisi yang tepat dengan hanya memberi makanan kucing. Setelah berumur 8-10 bulan, jangan memberi makan hanya susu dan makanan kucing. Berikan anak kucing beberapa makanan rumah seperti nasi, yoghurt dan susu. Ini akan membuat kucing lebih terbiasa terhadap makanan rumah. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, maka Anda dapat memandikan kucing dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan juga mengiritasi kulit kucing. Secara teratur sikat bulu anak kucing. Ini akan merontokkan rambut mati, menghilangkan kuman dan bakteri dan juga membuatnya mudah untuk merapikan bulu anak kucing. Tidur dengan kucing di tempat tidur Anda selama beberapa hari tetapi tidak membuat kebiasaan tidur dengan kucing. Setelah mereka terbiasa tidur dengan Anda, mereka akan selalu mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda. Pergi keluar rumah dan bermain dengan kucing Anda. Kegiatan fisik akan membantu pertumbuhan dan perkembangan si kucing. Membuatkan kucing tempat untuk tidur, makan dan toilet. Membawa mereka ke sana secara teratur dan ini akan membuat mereka belajar untuk terbiasa. Anak kucing membutuhkan vaksinasi. Konsultasikan dokter hewan Anda. Dengan usia yang semakin dewasa, Anda harus mencuci gigi, membersihkan telinga dan memotong kuku kucing. Kuku atau cakar pada kucing adalah tempat yang sangat rentan terserang kuman dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan menyebar di lantai rumah. Tips Cara Merawat Kucing Tambahan : Cara merawat anak kucing , Setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami (susu induk kucing) dalam waktu 10-20 menit. Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka. Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Sisihkanlah uang untuk memberi mereka makanan komersial maupun susu komersial khusus anak kucing. Dalam masa pertumbuhann seperti hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena masih belum dapat dicerna dengan sempurna karena mengandung laktosa. Salah satu permasalahan pemilik kucing adalah sifat kucing yang selalu buang kotoran sembarangan. Untuk mengantisipasi hal ini sejak dini maka sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran disanan pada usia tiga sampai empat minggu. Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya atau mungkin harus diberi obat cacing setiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Dimulai pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan. Anak kucing anda dapat disapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini induk kucing akan tidak selalu bersama anaknya hingga harus diberi makanan padat. Supaya nantinya kucing tidak bertindak agresif dengan manusia. Maka anak kucing harus melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya dua sampai tujuh minggu. Supaya kucing tidak menyusahkan anda, Berilah banyak rangsangan baru yang tidak mengancam tentunya. Misalkan saja bunyi-bunyian maupun bertemu dengan binatang lain. Jangan lupa untuk mengetahui sifat anak kucing, supaya anda dapat menebak suasana hatinya Jika anak kucing setengah matanya tertutup kemudian memutar sedikit telinganya kesamping itu menandakan anak kucing sedang merasa nyaman Jika pupil mata membesar itu artinya sedang terkejut Jika anak kucing mengarahkan telinga dan membuka mata lebar-lebar, itu berarti anak kucing ingin bermain Jika Mendongak dan menggerakkan kepala ke belakang, itu artinya mungkin seseorang sedang mendekatinya terlalu dekat Jika sedang mengarahkan telinga, memutarnya ke belakang dan juga mengecilkan pupil mata. WASPADALAH! Anak kucing sedang MARAH. Tips Cara Mengadopsi kucing 1.memilih sesuai kepribadian Caranya temen2 yang mau membeli harus bisa melihat kepribadian kucing tersebut. kepribadian kucing ada yang berwatak pemalas, penurut, dan penyayang. kalau temen2 mencari yang untuk indukan sebaiknya pilihlah kucing yang berumur 1 tahunan dan tentunya berwatak penyayang, bila temen2 ingin yang masih kecil atau anakan maka temen2 harus memilih yang aktif dan manja. 2.memilih warna bulunya temen2 harus melihat dan memilih warnanya juga, karena warna akan sangat mempengaruhi anakan kucing yang nanti dilahirkan. dan lebih baik pilihlah warna yang terang. 3.memilih warna mata bukan hanya warna bulu kucing aja yang perlu kita pilih, tapi temen2 juga harus melihat warna bola matanya juga. karena warna mata dapat mempengaruhi anakan kucing yang dilahirkan. bial kucing berwarna terang atau berwarna putih maka matanya berwarana abu2 atau biru. 4.pemeriksaan seluruh badan dan bulu temen2 harus hati2,cobalah untuk lebih teliti karena jangan sampai temen2 membeli kucing yang bulunya memiliki jamur, karena jamur pada kucing juga bisa menular ke manusia juga. rabalah seluruh bagian badan kucing untuk memastikan tidak ada bulu yang menggumpal, tapi bila ada bulu yang menggumpal coba lihat pada dasar kulitnya mungkin karena adanya jamur di kulitnya. kemudian lihat juga kulitnya apakah ada bekas luka dan benjolan2 kecil yang menyerupai jerawat. kalau semua itu ada sebaiknya urungkan saja niat temen2 untuk membeli karena kucing tersebut positif punya penyakit kulit. 5. lihat gigi dan telinga temen2 harus memeriksa bentuk gigi apakah giginya bersih dan utuh, seelain itu juga lihat kebersihan telinga dan bentuk telinganya. terkadang kucing juga terkena penyakit telinga karena penyakit tersebut sangat pempengaruhi bentuk telinga kucing atau juga biasa disebut scabies. 6. buku vaksinasi temen2 juga jangan sampai terkecoh dengan penawaran harga yang terlalu murah, tapi temen2 harus tanyakan dan lihat dulu buku vaksinasinya. karena sangat berguna dan penting. ingat kucing yang sudah di vaksin lebih kuat dan tahan akan penyakit. karena pada umumnya kucing ras Persia atau angora sangat rentan sakit bahkan mati. Sekian tips Cara Merawat Kucing. Semoga informasi diatas bermanfaat. (sumber : kaskus ) Share Artikel Ini : Tweet Google+ Anda baru saja membaca artikel yang berkategori / Siro nembe moco serat babagan serba-serbi dengan judul / kanthi Judul / with title Tips Cara Merawat Kucing. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL /siro biso bookmark koco iki kanthi URL/ you can bookmark this page with URL http://fahriemje.blogspot.com/2013/06/tips-cara-merawat-kucing.html. Matur Sembah Nuwun! Kang podho ing Tips Cara Merawat Kucing ing kategori serba-serbi OCD (Obessive Corbuzier’s Diet): Diet Puasa Makan Ala Deddy Corbuzier Kata-Kata Humor Yang Lucu dan Gokil Video Lucu Youtube Gokil dan bikin Ngakak Resep Kue Nastar Keju ( Kue Kering ) Aneka Resep Masakan Ayam Bakar Kata - Kata SMS Ucapan Selamat Berbuka puasa Tangga Lagu Barat Terbaru 2013 Cara Memakai Jilbab Segi Empat Tips Cara Merawat Kucing Desain Rumah Minimalis Type 36 berlantai 2 Posted in: serba-serbi Rating: 9/10 based on 245675 viewers - Katulis dening: Fahri Emje - ,Tuesday, June 25, 2013 Newer Post Older Post Home Harga Gadget Acer Advan Apple Blackberry Cross Cross Andromeda LG Mito Nexian Nokia Samsung Sony Pin It! Headline Cara dan Niat Mandi Wajib OCD (Obessive Corbuzier’s Diet): Diet Puasa Makan Ala Deddy Corbuzier Kata-Kata Humor Yang Lucu dan Gokil Aplikasi WeChat, Aplikasi Chatting Untuk iOS, Android & BB Video Lucu Youtube Gokil dan bikin Ngakak Tekno Terbaru Gangstar Vegas, Game iOS & Android Pesaing Grand Thief Auto ZTE Light Tab CDMA V9E, Tablet Android CDMA Bisa Nelpon & SMS LSU 02, Pesawat Tanpa Awak Indonesia Buatan LAPAN Terbang Hingga 200Km Iklan Lucu Nokia Lumia 1020 Menyindir Samsung dan Apple Samsung Gravity Q T289, HP Slider Harga 1 jutaan Spesifikasi Harga Samsung Galaxy S II TV Spesifikasi Harga Samsung Galaxy Star S5280 Headlines by FeedBurner Friendlist Rizkyzone.com | Info Terbaru | teknoku.com | galaxy fahriemje blog Copyright © 2013 Powered by Blogger DMCA.com

Baca Selengkapnya di: http://fahriemje.blogspot.com/2013/06/tips-cara-merawat-kucing.html
Copyright http://fahriemje.blogspot.com/ Terimakasih n Sembah nuwun telah menyebar luaskan artikel ini.
Tips Cara Merawat Kucing - Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan.Kucing adalah hewan peliharaan yang tenang yang dapat dengan mudah ditangani dan dirawat. Ketika Anda membeli atau mengadopsi kucing liar, Anda harus berhati-hati karena mereka sensitif.Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar bagaimana merawat kucing. Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara merawat kucing untuk pemula: Anak kucing membutuhkan dua kali jumlah gizi bila dibandingkan dengan kucing dewasa. Meskipun anak kucing membutuhkan lebih banyak nutrisi, tapi bukan berarti bahwa Anda harus memberikan makanan secara berlebih mereka makan. Berikan makan dengan jumlah sedikit pada interval yang pendek akan menyeimbangkan jumlah pasokan gizi dan juga mengisi perut anak kucing kecil yang lucu. Jangan memberikan makanan anjing untuk kucing Anda. Taurin adalah nutrisi yang kucing perlukan untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan yang kabur. Makanan anjing tidak mengandung taurin. Oleh karena itu, berikan nutrisi yang tepat dengan hanya memberi makanan kucing. Setelah berumur 8-10 bulan, jangan memberi makan hanya susu dan makanan kucing. Berikan anak kucing beberapa makanan rumah seperti nasi, yoghurt dan susu. Ini akan membuat kucing lebih terbiasa terhadap makanan rumah. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, maka Anda dapat memandikan kucing dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan juga mengiritasi kulit kucing. Secara teratur sikat bulu anak kucing. Ini akan merontokkan rambut mati, menghilangkan kuman dan bakteri dan juga membuatnya mudah untuk merapikan bulu anak kucing. Tidur dengan kucing di tempat tidur Anda selama beberapa hari tetapi tidak membuat kebiasaan tidur dengan kucing. Setelah mereka terbiasa tidur dengan Anda, mereka akan selalu mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda. Pergi keluar rumah dan bermain dengan kucing Anda. Kegiatan fisik akan membantu pertumbuhan dan perkembangan si kucing. Membuatkan kucing tempat untuk tidur, makan dan toilet. Membawa mereka ke sana secara teratur dan ini akan membuat mereka belajar untuk terbiasa. Anak kucing membutuhkan vaksinasi. Konsultasikan dokter hewan Anda. Dengan usia yang semakin dewasa, Anda harus mencuci gigi, membersihkan telinga dan memotong kuku kucing. Kuku atau cakar pada kucing adalah tempat yang sangat rentan terserang kuman dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan menyebar di lantai rumah. Tips Cara Merawat Kucing Tambahan : Cara merawat anak kucing , Setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami (susu induk kucing) dalam waktu 10-20 menit. Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka. Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Sisihkanlah uang untuk memberi mereka makanan komersial maupun susu komersial khusus anak kucing. Dalam masa pertumbuhann seperti hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena masih belum dapat dicerna dengan sempurna karena mengandung laktosa. Salah satu permasalahan pemilik kucing adalah sifat kucing yang selalu buang kotoran sembarangan. Untuk mengantisipasi hal ini sejak dini maka sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran disanan pada usia tiga sampai empat minggu. Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya atau mungkin harus diberi obat cacing setiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Dimulai pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan. Anak kucing anda dapat disapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini induk kucing akan tidak selalu bersama anaknya hingga harus diberi makanan padat. Supaya nantinya kucing tidak bertindak agresif dengan manusia. Maka anak kucing harus melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya dua sampai tujuh minggu. Supaya kucing tidak menyusahkan anda, Berilah banyak rangsangan baru yang tidak mengancam tentunya. Misalkan saja bunyi-bunyian maupun bertemu dengan binatang lain. Jangan lupa untuk mengetahui sifat anak kucing, supaya anda dapat menebak suasana hatinya Jika anak kucing setengah matanya tertutup kemudian memutar sedikit telinganya kesamping itu menandakan anak kucing sedang merasa nyaman Jika pupil mata membesar itu artinya sedang terkejut Jika anak kucing mengarahkan telinga dan membuka mata lebar-lebar, itu berarti anak kucing ingin bermain Jika Mendongak dan menggerakkan kepala ke belakang, itu artinya mungkin seseorang sedang mendekatinya terlalu dekat Jika sedang mengarahkan telinga, memutarnya ke belakang dan juga mengecilkan pupil mata. WASPADALAH! Anak kucing sedang MARAH. Tips Cara Mengadopsi kucing 1.memilih sesuai kepribadian Caranya temen2 yang mau membeli harus bisa melihat kepribadian kucing tersebut. kepribadian kucing ada yang berwatak pemalas, penurut, dan penyayang. kalau temen2 mencari yang untuk indukan sebaiknya pilihlah kucing yang berumur 1 tahunan dan tentunya berwatak penyayang, bila temen2 ingin yang masih kecil atau anakan maka temen2 harus memilih yang aktif dan manja. 2.memilih warna bulunya temen2 harus melihat dan memilih warnanya juga, karena warna akan sangat mempengaruhi anakan kucing yang nanti dilahirkan. dan lebih baik pilihlah warna yang terang. 3.memilih warna mata bukan hanya warna bulu kucing aja yang perlu kita pilih, tapi temen2 juga harus melihat warna bola matanya juga. karena warna mata dapat mempengaruhi anakan kucing yang dilahirkan. bial kucing berwarna terang atau berwarna putih maka matanya berwarana abu2 atau biru. 4.pemeriksaan seluruh badan dan bulu temen2 harus hati2,cobalah untuk lebih teliti karena jangan sampai temen2 membeli kucing yang bulunya memiliki jamur, karena jamur pada kucing juga bisa menular ke manusia juga. rabalah seluruh bagian badan kucing untuk memastikan tidak ada bulu yang menggumpal, tapi bila ada bulu yang menggumpal coba lihat pada dasar kulitnya mungkin karena adanya jamur di kulitnya. kemudian lihat juga kulitnya apakah ada bekas luka dan benjolan2 kecil yang menyerupai jerawat. kalau semua itu ada sebaiknya urungkan saja niat temen2 untuk membeli karena kucing tersebut positif punya penyakit kulit. 5. lihat gigi dan telinga temen2 harus memeriksa bentuk gigi apakah giginya bersih dan utuh, seelain itu juga lihat kebersihan telinga dan bentuk telinganya. terkadang kucing juga terkena penyakit telinga karena penyakit tersebut sangat pempengaruhi bentuk telinga kucing atau juga biasa disebut scabies. 6. buku vaksinasi temen2 juga jangan sampai terkecoh dengan penawaran harga yang terlalu murah, tapi temen2 harus tanyakan dan lihat dulu buku vaksinasinya. karena sangat berguna dan penting. ingat kucing yang sudah di vaksin lebih kuat dan tahan akan penyakit. karena pada umumnya kucing ras Persia atau angora sangat rentan sakit bahkan mati.

Baca Selengkapnya di: http://fahriemje.blogspot.com/2013/06/tips-cara-merawat-kucing.html
Copyright http://fahriemje.blogspot.com/ Terimakasih n Sembah nuwun telah menyebar luaskan artikel ini.
Tips Cara Merawat Kucing - Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan.Kucing adalah hewan peliharaan yang tenang yang dapat dengan mudah ditangani dan dirawat. Ketika Anda membeli atau mengadopsi kucing liar, Anda harus berhati-hati karena mereka sensitif.Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar bagaimana merawat kucing. Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara merawat kucing untuk pemula: Anak kucing membutuhkan dua kali jumlah gizi bila dibandingkan dengan kucing dewasa. Meskipun anak kucing membutuhkan lebih banyak nutrisi, tapi bukan berarti bahwa Anda harus memberikan makanan secara berlebih mereka makan. Berikan makan dengan jumlah sedikit pada interval yang pendek akan menyeimbangkan jumlah pasokan gizi dan juga mengisi perut anak kucing kecil yang lucu. Jangan memberikan makanan anjing untuk kucing Anda. Taurin adalah nutrisi yang kucing perlukan untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan yang kabur. Makanan anjing tidak mengandung taurin. Oleh karena itu, berikan nutrisi yang tepat dengan hanya memberi makanan kucing. Setelah berumur 8-10 bulan, jangan memberi makan hanya susu dan makanan kucing. Berikan anak kucing beberapa makanan rumah seperti nasi, yoghurt dan susu. Ini akan membuat kucing lebih terbiasa terhadap makanan rumah. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, maka Anda dapat memandikan kucing dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan juga mengiritasi kulit kucing. Secara teratur sikat bulu anak kucing. Ini akan merontokkan rambut mati, menghilangkan kuman dan bakteri dan juga membuatnya mudah untuk merapikan bulu anak kucing. Tidur dengan kucing di tempat tidur Anda selama beberapa hari tetapi tidak membuat kebiasaan tidur dengan kucing. Setelah mereka terbiasa tidur dengan Anda, mereka akan selalu mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda. Pergi keluar rumah dan bermain dengan kucing Anda. Kegiatan fisik akan membantu pertumbuhan dan perkembangan si kucing. Membuatkan kucing tempat untuk tidur, makan dan toilet. Membawa mereka ke sana secara teratur dan ini akan membuat mereka belajar untuk terbiasa. Anak kucing membutuhkan vaksinasi. Konsultasikan dokter hewan Anda. Dengan usia yang semakin dewasa, Anda harus mencuci gigi, membersihkan telinga dan memotong kuku kucing. Kuku atau cakar pada kucing adalah tempat yang sangat rentan terserang kuman dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan menyebar di lantai rumah. Tips Cara Merawat Kucing Tambahan : Cara merawat anak kucing , Setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami (susu induk kucing) dalam waktu 10-20 menit. Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka. Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Sisihkanlah uang untuk memberi mereka makanan komersial maupun susu komersial khusus anak kucing. Dalam masa pertumbuhann seperti hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena masih belum dapat dicerna dengan sempurna karena mengandung laktosa. Salah satu permasalahan pemilik kucing adalah sifat kucing yang selalu buang kotoran sembarangan. Untuk mengantisipasi hal ini sejak dini maka sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran disanan pada usia tiga sampai empat minggu. Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya atau mungkin harus diberi obat cacing setiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Dimulai pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan. Anak kucing anda dapat disapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini induk kucing akan tidak selalu bersama anaknya hingga harus diberi makanan padat. Supaya nantinya kucing tidak bertindak agresif dengan manusia. Maka anak kucing harus melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya dua sampai tujuh minggu. Supaya kucing tidak menyusahkan anda, Berilah banyak rangsangan baru yang tidak mengancam tentunya. Misalkan saja bunyi-bunyian maupun bertemu dengan binatang lain. Jangan lupa untuk mengetahui sifat anak kucing, supaya anda dapat menebak suasana hatinya Jika anak kucing setengah matanya tertutup kemudian memutar sedikit telinganya kesamping itu menandakan anak kucing sedang merasa nyaman Jika pupil mata membesar itu artinya sedang terkejut Jika anak kucing mengarahkan telinga dan membuka mata lebar-lebar, itu berarti anak kucing ingin bermain Jika Mendongak dan menggerakkan kepala ke belakang, itu artinya mungkin seseorang sedang mendekatinya terlalu dekat Jika sedang mengarahkan telinga, memutarnya ke belakang dan juga mengecilkan pupil mata. WASPADALAH! Anak kucing sedang MARAH. Tips Cara Mengadopsi kucing 1.memilih sesuai kepribadian Caranya temen2 yang mau membeli harus bisa melihat kepribadian kucing tersebut. kepribadian kucing ada yang berwatak pemalas, penurut, dan penyayang. kalau temen2 mencari yang untuk indukan sebaiknya pilihlah kucing yang berumur 1 tahunan dan tentunya berwatak penyayang, bila temen2 ingin yang masih kecil atau anakan maka temen2 harus memilih yang aktif dan manja. 2.memilih warna bulunya temen2 harus melihat dan memilih warnanya juga, karena warna akan sangat mempengaruhi anakan kucing yang nanti dilahirkan. dan lebih baik pilihlah warna yang terang. 3.memilih warna mata bukan hanya warna bulu kucing aja yang perlu kita pilih, tapi temen2 juga harus melihat warna bola matanya juga. karena warna mata dapat mempengaruhi anakan kucing yang dilahirkan. bial kucing berwarna terang atau berwarna putih maka matanya berwarana abu2 atau biru. 4.pemeriksaan seluruh badan dan bulu temen2 harus hati2,cobalah untuk lebih teliti karena jangan sampai temen2 membeli kucing yang bulunya memiliki jamur, karena jamur pada kucing juga bisa menular ke manusia juga. rabalah seluruh bagian badan kucing untuk memastikan tidak ada bulu yang menggumpal, tapi bila ada bulu yang menggumpal coba lihat pada dasar kulitnya mungkin karena adanya jamur di kulitnya. kemudian lihat juga kulitnya apakah ada bekas luka dan benjolan2 kecil yang menyerupai jerawat. kalau semua itu ada sebaiknya urungkan saja niat temen2 untuk membeli karena kucing tersebut positif punya penyakit kulit. 5. lihat gigi dan telinga temen2 harus memeriksa bentuk gigi apakah giginya bersih dan utuh, seelain itu juga lihat kebersihan telinga dan bentuk telinganya. terkadang kucing juga terkena penyakit telinga karena penyakit tersebut sangat pempengaruhi bentuk telinga kucing atau juga biasa disebut scabies. 6. buku vaksinasi temen2 juga jangan sampai terkecoh dengan penawaran harga yang terlalu murah, tapi temen2 harus tanyakan dan lihat dulu buku vaksinasinya. karena sangat berguna dan penting. ingat kucing yang sudah di vaksin lebih kuat dan tahan akan penyakit. karena pada umumnya kucing ras Persia atau angora sangat rentan sakit bahkan mati.

Baca Selengkapnya di: http://fahriemje.blogspot.com/2013/06/tips-cara-merawat-kucing.html
Copyright http://fahriemje.blogspot.com/ Terimakasih n Sembah nuwun telah menyebar luaskan artikel ini.
Tips Cara Merawat Kucing - Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan.Kucing adalah hewan peliharaan yang tenang yang dapat dengan mudah ditangani dan dirawat. Ketika Anda membeli atau mengadopsi kucing liar, Anda harus berhati-hati karena mereka sensitif.Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar bagaimana merawat kucing. Tips Cara Merawat Kucing Tips Cara merawat kucing untuk pemula: Anak kucing membutuhkan dua kali jumlah gizi bila dibandingkan dengan kucing dewasa. Meskipun anak kucing membutuhkan lebih banyak nutrisi, tapi bukan berarti bahwa Anda harus memberikan makanan secara berlebih mereka makan. Berikan makan dengan jumlah sedikit pada interval yang pendek akan menyeimbangkan jumlah pasokan gizi dan juga mengisi perut anak kucing kecil yang lucu. Jangan memberikan makanan anjing untuk kucing Anda. Taurin adalah nutrisi yang kucing perlukan untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan yang kabur. Makanan anjing tidak mengandung taurin. Oleh karena itu, berikan nutrisi yang tepat dengan hanya memberi makanan kucing. Setelah berumur 8-10 bulan, jangan memberi makan hanya susu dan makanan kucing. Berikan anak kucing beberapa makanan rumah seperti nasi, yoghurt dan susu. Ini akan membuat kucing lebih terbiasa terhadap makanan rumah. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, maka Anda dapat memandikan kucing dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan juga mengiritasi kulit kucing. Secara teratur sikat bulu anak kucing. Ini akan merontokkan rambut mati, menghilangkan kuman dan bakteri dan juga membuatnya mudah untuk merapikan bulu anak kucing. Tidur dengan kucing di tempat tidur Anda selama beberapa hari tetapi tidak membuat kebiasaan tidur dengan kucing. Setelah mereka terbiasa tidur dengan Anda, mereka akan selalu mencoba untuk mendapatkan perhatian Anda. Pergi keluar rumah dan bermain dengan kucing Anda. Kegiatan fisik akan membantu pertumbuhan dan perkembangan si kucing. Membuatkan kucing tempat untuk tidur, makan dan toilet. Membawa mereka ke sana secara teratur dan ini akan membuat mereka belajar untuk terbiasa. Anak kucing membutuhkan vaksinasi. Konsultasikan dokter hewan Anda. Dengan usia yang semakin dewasa, Anda harus mencuci gigi, membersihkan telinga dan memotong kuku kucing. Kuku atau cakar pada kucing adalah tempat yang sangat rentan terserang kuman dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan menyebar di lantai rumah. Tips Cara Merawat Kucing Tambahan : Cara merawat anak kucing , Setelah lahir anak kucing harus diberi makanan yang alami (susu induk kucing) dalam waktu 10-20 menit. Jangan lupa untuk juga memberi makan induk kucing makanan dan air minum saat dia menyusui anak mereka. Anak kucing dapat memakan makanan padat pada usia dua sampai tiga minggu. Sisihkanlah uang untuk memberi mereka makanan komersial maupun susu komersial khusus anak kucing. Dalam masa pertumbuhann seperti hindari untuk memberi susu sapi atau susu kambing karena masih belum dapat dicerna dengan sempurna karena mengandung laktosa. Salah satu permasalahan pemilik kucing adalah sifat kucing yang selalu buang kotoran sembarangan. Untuk mengantisipasi hal ini sejak dini maka sediakan dua buah nampan untuk mengganti kotoran dan ganti nampan-nampan tersebut secara teratur pada siang hari. Secara alami anak kucing akan membuang kotoran disanan pada usia tiga sampai empat minggu. Untuk induk kucing yang menyusui sebaiknya atau mungkin harus diberi obat cacing setiap bulan. Dan untuk anak kucingnya sendiri harus diberi obat cacing setiap dua minggu. Dimulai pada umur dua minggu sampai berumur tiga bulan. Anak kucing anda dapat disapih mulai umur delapan minggu. Pada tahap ini induk kucing akan tidak selalu bersama anaknya hingga harus diberi makanan padat. Supaya nantinya kucing tidak bertindak agresif dengan manusia. Maka anak kucing harus melakukan kontak terhadap manusia pada umur setidaknya dua sampai tujuh minggu. Supaya kucing tidak menyusahkan anda, Berilah banyak rangsangan baru yang tidak mengancam tentunya. Misalkan saja bunyi-bunyian maupun bertemu dengan binatang lain. Jangan lupa untuk mengetahui sifat anak kucing, supaya anda dapat menebak suasana hatinya Jika anak kucing setengah matanya tertutup kemudian memutar sedikit telinganya kesamping itu menandakan anak kucing sedang merasa nyaman Jika pupil mata membesar itu artinya sedang terkejut Jika anak kucing mengarahkan telinga dan membuka mata lebar-lebar, itu berarti anak kucing ingin bermain Jika Mendongak dan menggerakkan kepala ke belakang, itu artinya mungkin seseorang sedang mendekatinya terlalu dekat Jika sedang mengarahkan telinga, memutarnya ke belakang dan juga mengecilkan pupil mata. WASPADALAH! Anak kucing sedang MARAH. Tips Cara Mengadopsi kucing 1.memilih sesuai kepribadian Caranya temen2 yang mau membeli harus bisa melihat kepribadian kucing tersebut. kepribadian kucing ada yang berwatak pemalas, penurut, dan penyayang. kalau temen2 mencari yang untuk indukan sebaiknya pilihlah kucing yang berumur 1 tahunan dan tentunya berwatak penyayang, bila temen2 ingin yang masih kecil atau anakan maka temen2 harus memilih yang aktif dan manja. 2.memilih warna bulunya temen2 harus melihat dan memilih warnanya juga, karena warna akan sangat mempengaruhi anakan kucing yang nanti dilahirkan. dan lebih baik pilihlah warna yang terang. 3.memilih warna mata bukan hanya warna bulu kucing aja yang perlu kita pilih, tapi temen2 juga harus melihat warna bola matanya juga. karena warna mata dapat mempengaruhi anakan kucing yang dilahirkan. bial kucing berwarna terang atau berwarna putih maka matanya berwarana abu2 atau biru. 4.pemeriksaan seluruh badan dan bulu temen2 harus hati2,cobalah untuk lebih teliti karena jangan sampai temen2 membeli kucing yang bulunya memiliki jamur, karena jamur pada kucing juga bisa menular ke manusia juga. rabalah seluruh bagian badan kucing untuk memastikan tidak ada bulu yang menggumpal, tapi bila ada bulu yang menggumpal coba lihat pada dasar kulitnya mungkin karena adanya jamur di kulitnya. kemudian lihat juga kulitnya apakah ada bekas luka dan benjolan2 kecil yang menyerupai jerawat. kalau semua itu ada sebaiknya urungkan saja niat temen2 untuk membeli karena kucing tersebut positif punya penyakit kulit. 5. lihat gigi dan telinga temen2 harus memeriksa bentuk gigi apakah giginya bersih dan utuh, seelain itu juga lihat kebersihan telinga dan bentuk telinganya. terkadang kucing juga terkena penyakit telinga karena penyakit tersebut sangat pempengaruhi bentuk telinga kucing atau juga biasa disebut scabies. 6. buku vaksinasi temen2 juga jangan sampai terkecoh dengan penawaran harga yang terlalu murah, tapi temen2 harus tanyakan dan lihat dulu buku vaksinasinya. karena sangat berguna dan penting. ingat kucing yang sudah di vaksin lebih kuat dan tahan akan penyakit. karena pada umumnya kucing ras Persia atau angora sangat rentan sakit bahkan mati.

Baca Selengkapnya di: http://fahriemje.blogspot.com/2013/06/tips-cara-merawat-kucing.html
Copyright http://fahriemje.blogspot.com/ Terimakasih n Sembah nuwun telah menyebar luaskan artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Wapia Blog Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Make Money from Zazzle|web hosting